Posts

Ada Fisika Kuantum dalam Siklon Senyar

  Siklon Senyar yang menerjang pulau Sumatera pada bulan November 2025 membuat banyak kerusakan dan ribuan korban jiwa. Indonesia merupakan tempat yang jarang disinggahi oleh siklon karena lokasi berada di ekuator. Gaya Coriolis yang kecil di area ekuator tidak cukup untuk membangkitkan siklon. Namun, siklon memerlukan energi dari hangatnya lautan. Pantauan suhu lautan biasanya dilaporkan dalam bentuk Sea Surface Temperature Anomaly atau simpangan suhu permukaan laut dari rata-ratanya. Ternyata data beberapa hari sebelum kejadian Siklon Senyar, suhu di Samudera Hindia bagian timur menyimpang lebih dari 1 o C dari kondisi normalnya. Menghangatnya lautan memicu penguapan air yang meningkat. Kondisi ini membuat jumlah uap air di atmosfer lebih banyak daripada biasanya. Siklon Senyar tidak terlalu kuat intensitasnya dalam konteks kecepatan angin. Namun, jumlah uap air yang dibawa semakin banyak dan saat turun menjadi hujan mengakibatkan curah hujan tinggi. Hal inilah yang membuat banj...

Belajar di Laboratorium Kebencanaan FK UAD

Image
 Pada hari Kamis, 4 Desember 2025, kelas Fisika dalam Kesiapsiagaan Bencana Prodi Pendidikan Fisika UAD berkunjung ke Laboratorium Kebencanaan. Laboratorium ini berada di Fakultas Kedokteran UAD. Mahasiswa mencoba Virtual Reality tentang gempa. Berbagai peralatan disiapkan sebelum terjadi gempa. Mahasiswa juga mempraktikkan kaidah perlindungan saat terjadi gempa yaitu sembunyi di bawah meja atau di dekat dinding yang kokoh. Tidak hanya itu, mahasiswa juga belajar tentang simulasi gempa melalui alat peraga. Alat peraga ini dapat menampilkan getaran yang diakibatkan oleh gelombang P, gelombang S, dan gelombang permukaan. Selain mahasiswa, SE dan laboran Observatorium UAD ikut hadir untuk meramaikan kegiatan. Mereka dikenalkan tentang berbagai peralatan untuk mitigasi bencana, peralatan respon medis, dan sekilas tentang Command System. Sebelum selesai, Mas Kusnian sebagai laboran sigap dan detil menjelaskan tentang konsep mitigasi bencana.

Liputan Inclusive Hackathon Kedaulatan Rakyat Jogja

Image
 Berikut gambar liputan Inclusive Hackathon Kedaulatan Rakyat Jogja Inclusive Hackathon dimuat pada terbitan 19 Desember 2024

Kekerabatan PhD dengan Hopfield Peraih Nobel Fisika 2024

Image
Hadiah Nobel Fisika 2024 diberikan kepada John Hopfield dan Geoffrey Hinton atas usaha mereka menggunakan Fisika dalam menemukan pola. Pola ini yang penting dalam pengembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegence).  John Hopfield merupakan profesor di Princeton University. Sedangkan Yudhiakto Pramudya seorang dosen di Universitas Ahmad Dahlan. Apakah mereka berkerabat secara akademik? Kita bisa lihat secara silsilah studi doktor Yudhiakto Pramudya dalam phdtree. Fred Ellis adalah dosen pembimbing saya. Untuk mencari kekerabatan, kita bisa teruskan pencarian sampai ke atas dosen pembimbing. Berikut cuplikan silsilah John Hopfield yang ternyata cucu murid Charles Kittel yang merupakan penulis buku Introduction to Solid State Physics.  Bila kita teruskan pencarian untuk kedua silsilah John J Hopfield dan Yudhiakto Pramudya terdapat nama yang sama yaitu Joseph John Thomson. Beliau juga peraih Hadiah Nobel Fisika 1906 dan mengemukakan teori atom dan menemukan elektron. Bisa k...

Koordinasi Skenario SCRACTH #1

Image
Skenario bencana alam yang sedang disiapkan yaitu untuk gempa bumi. Pada hari Rabu, 25 September 2024 dilakukan pembahasan awal skenario SCRATCH untuk gempa bumi. Yudhiakto Pramudya memberikan draf skenario yang nantinya dipoles oleh Radha Firaina untuk direalisasikan. Pada hari Sabtu, tanggal 28 September 2024 telah dilakukan ujicoba untuk skenario gempa bumi. Terjadi diskusi perihal kerumitan yang akan dialami oleh siswa tuli. Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan skenario sampai akhir. Begitu pula dengan skenario untuk gunung meletus. 

Pertemuan Pendamping IVLP Impact Awards 2024

Image
Dalam pelaksanaan IVLP Impact Awards 2024 tentang pelatihan pemograman SCRATCH pada siswa tuli, diperlukan pendamping. Pendamping ini akan membantu instruktur dalam melatih siswa tuli. Pendamping berasal dari mahasiswa. Mayoritas dari program studi Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan. Mereka sudah mendapatkan bekal pembelajaran pemrograman dan pendidikan luar biasa di kelas. Tercatat sebanyak kurang lebih 16 mahasiswa mendaftar. Pada tanggal 10 September 2024 dilaksanakan Pertemuan Pendamping (Asisstant Meeting) di Observatorium UAD. Pendamping diberikan arahan tugas berupa mendampingi instruktur, menyiapkan peralatan dan konsumsi, mendokumentasikan kegiatan. Jadwal menyesuaikan dengan jadwal kuliah. Setiap sekolah akan dihadiri oleh 1-2 instruktur dan 3-4 pendamping.